Rotary dimulai dengan visi satu orang — Paul Harris. Pengacara Chicago membentuk Rotary Club of Chicago pada tanggal 23 Februari 1905, sehingga para profesional dengan latar belakang yang beragam dapat bertukar ide dan membentuk persahabatan seumur hidup yang bermakna.
Seiring waktu, jangkauan dan visi Rotary secara bertahap meluas ke layanan kemanusiaan. Anggota memiliki rekam jejak panjang dalam mengatasi tantangan di komunitas mereka dan di seluruh dunia.
Whatever Rotary may mean to us, to the world it will be known by the results it achieves.
Paul Harris
Rotary founder
Rotary Club in Indonesia
Rotary Club pertama di Indonesia, RC Yogyakarta, didirikan pada tahun 1927, segera diikuti oleh RC Surabaya (1928) dan RC Djakarta pada tahun 1930.
Ketika Jepang menduduki Indonesia pada tahun 1942, 26 Rotary Club yang ada di Indonesia dilarang.
Pada tahun 1946 RC Bandung adalah yang pertama (kembali) didirikan. Enam belas (16) Klub lainnya menyusul.
Pada masa Orde Lama, Rotary Club kembali dilarang.
Dengan lahirnya Orde Baru, Rotary kembali beroperasi di Indonesia pada tahun 1970. Club pertama yang berdiri kembali adalah RC Jakarta, diikuti oleh RC Surabaya dan RC Malang pada tahun 1971.
Saat ini Rotary di Indonesia memiliki dua District, District 3410 (Barat) dan District 3420 (Timur).
District 3410 meliputi wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jakarta, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan , Kalimantan Timur; Daerah Istimewa Yogyakarta; dan kabupaten di provinsi Jawa Tengah ini: Banjarnegara, Banyumas, Cilacap, Kebumen, Magelang, Purworejo.
Kabupaten 3420 meliputi wilayah Jawa Tengah ( Solo, Salatiga, Pekalongan, Semarang, Kudus ), Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.
